Imunisai Lengkap Yang Perlu Diberikan Pada Bayi

imunisasi pada bayi
btrbooks.com

Sangat penting untuk melakukan imunisasi Bayi, untuk itu Moms jangan sampai terlambat memberikan imunisasi pada bayi. Memang terkadang membingungkan karena banyak sekali imunisasi yang harus diberikan.

Bahkan terkadang kita sendiri tidak tau apa saja kegunaan imunisasi tersebut. Berikut ini berbagai jenis imunisasi bayi yang perlu diberikan.

1. Vaksin hepatitis B (HB)

Menurut jadwal imunisasi IDAI, vaksin HB pertama (monovalent) paling baik diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir dan didahului pemberian suntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya.

Jadwal imunisasi lengkap pemberian vaksin HB monovalen adalah usia 0,1, dan 6 bulan. Bayi lahir dari ibu HBsAg positif, diberikan vaksin HB dan imunoglobin hepatitis B (HBIg) pada ekstrimitas yang berbeda.

Apabila diberikan HB kombinasi dengan DTPw, maka jadwal imunisasi lengkap dilakukan pada usia 2,3, dan 4 bulan. Apabila vaksin HB kombinasi dengan DTPa, maka jadwal pemberian pada usia 2,4, dan 6 bulan.

2. Vaksin polio

Apabila lahir di rumah segera berikan OPV-0. Apabila lahir di sarana kesehatan, OPV-0 diberikan saat bayi dipulangkan.

Selanjutnya, untuk polio-1, polio-2, polio-3, dan polio booster diberikan OPV atau IPV. Paling sedikit harus mendapat satu dosis vaksin IPV bersamaan dengan pemberian OPV-3.

3. Vaksin BCG

Pemberian vaksin BCG berdasarkan jadwal imunisasi IDAI dianjurkan sebelum usia 3 bulan, optimal usia 2 bulan. Apabila diberikan pada usia 3 bulan atau lebih, perlu dilakukan uji tuberculin terlebih dahulu.

4. Vaksin DTP

Vaksin DTP pertama diberikan paling cepat pada usia 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTPw atau DTPa atau kombinasi dengan vaksin lain. Apabila diberikan vaksin DTPa maka interval jadwal imunisasi lengkap pemberian vaksin lanjutan tersebut pada usia 2,4, dan 6 bulan.

Untuk usia lebih dari 7 bulan diberikan vaksin Td atau Tdap. Untuk DTP 6 dapat diberikan Td/Tdap pada usia 10-12 tahun dan booster Td diberikan setiap 10 tahun.

5. Vaksin pneumokokus (PCV) .

Apabila diberikan pada usia 7-12 bulan, PCV diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; dan pada usia lebih dari 1 tahun diberikan 1 kali. Keduanya perlu booster pada usia lebih dari 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak usia di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali.

6. Vaksin rotavirus

Vaksin rotavirus monovalen diberikan 2 kali, dosis pertama diberikan usia 6-14 minggu (dosis pertama tidak diberikan pada usia ≥ 15 minggu), dosis ke-2 diberikan dengan interval minimal 4 minggu.

Batas akhir pemberian pada usia 24 minggu. Vaksin rotavirus pentavalen diberikan 3 kali, dosis pertama diberikan usia 6-14 minggu (dosis pertama tidak diberikan pada usia ≥ 15 minggu), dosis kedua dan ketiga diberikan dengan interval 4-10 minggu. Batas akhir pemberian pada usia 32 minggu.

7. Vaksin influenza

Berdasarkan jadwal imunisasi IDAI, vaksin influenza diberikan pada usia lebih dari 6 bulan, diulang setiap tahun.

Untuk imunisasi pertama kali (primary immunization) pada anak usia kurang dari 9 tahun diberi dua kali dengan interval minimal 4 minggu. Untuk anak 6-36 bulan, dosis 0,25 mL. Untuk anak usia 36 bulan atau lebih, dosis 0,5 mL.

8. Vaksin campak

Vaksin campak kedua (18 bulan) tidak perlu diberikan apabila sudah mendapatkan MMR.

9. Vaksin MMR/MR

Apabila sudah mendapatkan vaksin campak pada usia 9 bulan, maka vaksin MMR/MR diberikan pada usia 15 bulan (minimal interval 6 bulan).

Apabila pada usia 12 bulan belum mendapatkan vaksin campak, maka dapat diberikan vaksin MMR/MR.

10. Vaksin varisela

Vaksin varisela diberikan setelah usia 12 bulan, terbaik pada usia sebelum masuk sekolah dasar. Apabila diberikan pada usia lebih dari 13 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

11. Vaksin human papilloma virus (HPV)

Berdasarkan jadwal imunisasi IDAI, Vaksin HPV diberikan mulai usia 10 tahun. Vaksin HPV bivalen diberikan tiga kali dengan jadwal 0, 1, 6 bulan; vaksin HPV tetravalent dengan jadwal 0,2,6 bulan.

Apabila diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup 2 dosis dengan interval 6-12 bulan; respons antibodi setara dengan 3 dosis.

12. Vaksin Japanese encephalitis (JE)

Vaksin JE diberikan mulai usia 12 bulan pada daerah endemis atau turis yang akan bepergian ke daerah endemis tersebut. Untuk perlindungan jangka panjang dapat diberikan booster 1-2 tahun berikutnya.

13. Vaksin dengue

Diberikan pada usia 9-16 tahun dengan jadwal 0,6, dan 12 bulan.

Pastikan Mom membuat bayi nyaman saat melakukan imunisasi. Gunakan popok Merries dengan permukaan lembut dan bersirkulasi udara baik agar si Kecil nyaman saat imunisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Kosakata Bahasa Inggris

Cara Menambah Kosakata Bahasa Inggris dengan Mudah dan Cepat

Btrbooks.com – Selain meningkatkan sebuah keterampilan Listening, Reading, Speaking dan juga Writing. Maka cari tahu juga cara menambah kosakata Bahasa Inggris alias Vocabulary. Mengapa hal ini penting? Kosakata merupakan kunci untuk membuka pintu keterampilan-keterampilan Bahasa Inggris lainnya. Ketika meningkatkan skill reading atau membaca, kadang Anda menemukan banyak kata sulit. Akibatnya cukup susah memahami isi teks … SELENGKAPNYACara Menambah Kosakata Bahasa Inggris dengan Mudah dan Cepat
View Post
percobaan biologi sederhana

Percobaan Biologi Sederhana yang Menakjubkan untuk Dilakukan

Percobaan Biologi Sederhana – Biologi merupakan pelajaran yang menarik untuk dipelajari, akan tetapi tidak semua pelajar menyukainya. Untuk itu cara membuat siswa baik smp maupun sma tertarik dengan pelajaran biologi adalah dengan melakukan percobaan biologi sederhana yang dapat dilakukan oleh semua siswa agar meningkatkan minat terhadap pelajaran biologi. Belajar biologi melalui praktek atau percobaan merupakan … SELENGKAPNYAPercobaan Biologi Sederhana yang Menakjubkan untuk Dilakukan
View Post
manfaat belajar bahasa isyarat

Manfaat Belajar Bahasa Isyarat

Btrbooks.com – Selama ini bahasa isyarat biasa digunakan sebagai sarana komunikasi bagi penderita tuna runggu. Namun sekarang ternyata bahasa satu ini memiliki manfaat lain yang jarang sekali untu diketahui orang. Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh NewAtlas.com sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh beberapa ilmuwan dari University of Sheffield, Inggris. Disana mengungkapkan bahwa bahasa isyarat … SELENGKAPNYAManfaat Belajar Bahasa Isyarat
View Post
contoh laporan kunjungan industri

Contoh Laporan Kunjungan Industri Singkat Padat Jelas

Contoh Laporan kunjungan Industri – Kunjungan industri merupakan study tour yang di lakukan oleh pihak sekolah untuk memberikan wawasan terhadap siswa dan siswi agar mengerti gambaran secara jelas mengenai dunia kerja yang akan segera di masukinya. Khususnya untuk siswa SMK yang harus sukses dalam jurusannya. Siswa tersebut akan sangat membutuhkan program kunjungan industri untuk mengukur … SELENGKAPNYAContoh Laporan Kunjungan Industri Singkat Padat Jelas
View Post
contoh teks percakapan bahasa jawa

Contoh Teks Percakapan Bahasa Jawa

Percakapan Bahasa Jawa 4 Orang  – Bertemu kembali dengan Hijauku.net, pada kali ini kita akan membahas mengenai percakapan bahasa jawa 4 orang. Bagi kawan-kawa yang sedang mencari materi yang akan digunakan untuk pementasan, disini saya bagikan contoh percakapan bahasa jawa 4 orang yang mungkin dapat dijadikan sebagai salah satu referesi bagi kawan-kawan. Kisah ini juga … SELENGKAPNYAContoh Teks Percakapan Bahasa Jawa
View Post
contoh laporan pengamatan

Contoh Laporan Pengamatan yang Singkat

Contoh Laporan Pengamatan Singkat – Pengamatan adalah sebuah aktivitas yang dilakukan dengan sengaja serta terencana dengan tujuan agar memperoleh suatu informasi atas apa yang telah menjadi tujuan dari pengamatan itu sendiri. Membuat laporan sederhana dan singkat sudah diajarkan saat kita sekolah dasar (SD) ataupun sekolah menengah pertama (SMP). Model dari contoh laporan pengamatan yang akan … SELENGKAPNYAContoh Laporan Pengamatan yang Singkat
View Post