Adab dan Doa Masuk Masjid

Doa Masuk Masjid – Islam mengajarkan untuk berdoa setiap kali mengawali maupun mengakhiri suatu aktivitas. Termasuk salah satunya adalah saat akan masuk masjid, maka dianjurkan untuk membaca doa masuk masjid. Saat keluar masjid pun ada doa yang disunahkan untuk dibaca.

Adab di Masjid Sesuai Sunah Rasul

Seorang muslim yang ingin pergi ke masjid, hendaknya mengikhlaskan atau hanya berniat karena Allah Ta’ala. Pelajari dan amalkan juga adab di masjid yang disunahkan oleh rasul seperti berikut.

1. Berpakaian yang bagus

Seperti yang ada dalam firman-Nya:

يَا بَنِي آدَمَ خُذُواْ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid”

Perintah ini juga dijelaskan dengan dalil berikut.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata;

“dalam ayat ini, Allah tidak hanya memerintahkan hambanya untuk menutup aurat, akan tetapi mereka diperintahkan pula untuk memakai perhiasan. Oleh karena itu hendaklah mereka memakai pakaian yang paling bagus ketika shalat”

Dianjurkan pula untuk bersegera menuju masjid karena hal tersebut menjadi ciri dari semangat seorang muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT untuk beribadah.

2. Mendahulukan kaki kanan

Tidak hanya doa masuk masjid, Rasullah juga mengajarkan untuk seorang muslim mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan. Termasuk saat akan masuk masjid, maka dianjurkan untuk mendahulukan kaki kanan.

Seorang muslim yang hendak pergi ke masjid, dianjurkan juga untuk menghindari makanan yang memiliki bau tidak sedap seperti dalil berikut.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ أَكَلَ ثَوْمًا أَوْبَصَلاً فًلْيَعْتَزِلْنَا أَوْ قَالَ فَلْيَعْتَزِلْ مَسْجِدَنَا وَلْيَقْعُدْ فيِ بَيْتِهِ

“Barang siapa yang makan bawang putih atau bawang merah maka hendaklah menjauhi kita”, atau bersabda, “Maka hendaklah dia menjauhi masjid kami dan hendaklah dia duduk di rumahnya”.

3. Membaca doa

Adab bagi seorang muslim yang akan masuk ke tempat ibadah atau masjid adalah dengan membaca doa masuk masjid yang berbunyi seperti berikut.

اَللّهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Bacaan doa akan masuk masjid latin:

“Allahummaf-tahlii abwaaba rahmatika”.

Terjemahan arti bacaan doa akan masuk masjid;

“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu”.

Nabi shallaluhu’alaihi wasalam pun mengajarkan umatnya untuk tidak tergesa-gesa saat menuju masjid. Umat muslim diajarkan untuk berjalan menuju shalat atau masjid dengan tenang dan khusyuk serta membaca doa masuk masjid.

مَا شَأْنُكُم؟ قَالُوْا: اِسْتَعْجَلْنَا إِلىَ الصَّلاَةِ. فَقَالَ: فَلاَ تَفْعَلُوْا, إِذَا أَتَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَعَلَيْكُمْ بِاالسَّكِيْنَةِ فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا

“Apa yang terjadi pada kalian?” Mereka menjawab, “Kami tergesa-gesa menuju shalat.” Rasulullah menegur mereka, “Janganlah kalian lakukan hal itu. Apabila kalian mendatangi shalat maka hendaklah berjalan dengan tenang, dan rakaat yang kalian dapatkan shalatlah dan rakaat yang terlewat sempurnakanlah”

Dalil lain yang menjelaskan doa masuk masjid dan adab saat akan pergi menuju masjid dan saat masuk masjid adalah sebagai berikut.

  Doa Setelah Sholat Dhuha

Hendaklah orang yang keluar dari rumahnya membaca doa berikut.

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

“Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya dan upaya selain dari Allah semata”.

Kemudian ketika seorang muslim berjalan menuju masjid hendaklah membaca doa berikut.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

“Yaa Allah… berilah cahaya di hatiku, di penglihatanku dan di pendengaranku, berilah cahaya di sisi kananku dan di sisi kiriku, berilah cahaya di atasku, di bawahku, di depanku dan di belakangku, Yaa Allah berilah aku cahaya”.

4. Shalat tahiyatul masjid

sholat tahiyatul
tstatic.net

Setelah membaca doa masuk masjid, melaksanakan shalat dua rakaat sebelum duduk di masjid atau shalat tahiyatul masjid merupakan sunah yang diajarkan Rasulullah dalam sabdanya yang berbunyi.

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِ

“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk”

5. Berdoa dan berdzikir di dalam masjid

Sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

فَإِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ كَانَ فيِ الصَّلاَةِ مَاكَانَتِ الصَّلاَةُ تَحْبِسُهُ واْلمَلاَئِكَةُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ أَحَدِكُمْ مَادَامَ فِي مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلىَّ فِيْهِ يَقُوْلُوْنَ: اَللّهُمَّ ارْحَمْهُ الّلهُمَّ اغْفِرْ لَهُ مَا لَمْ يُؤْذِ فِيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ

“Apabila seseorang memasuki masjid, maka dia dihitung berada dalam shalat selama shalat tersebut yang menahannya (di dalam masjid), dan para malaikat berdoa kepada salah seorang di antara kalian selama dia berada pada tempat shalatnya, Mereka mengatakan, “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya, ya Allah ampunilah dirinya selama dia tidak menyakiti orang lain dan tidak berhadats”.

Pada saat menunggu ditegakannya shalat, muslim yang ada di masjid dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir. Terdapat keutamaan bagi seorang yang duduk di masjid menunggu shalat dengan membaca dzikir, seperti keutamaan membaca doa masuk masjid dan mendahulukan kaki kanan.

Jangan lewatkan pula mengenai Doa Masuk Kamar Mandi.

Leave a Comment