Pengertian Data Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Data – Anda pasti pernah mendengar kata data bukan? Baik dalam perbincangan yang berkaitan dengan sebuah proyek, mata pelajaran atau dalam konteks informal sekalipun. Tapi apakah sudah tahu apa sebenarnya data itu, bagaimana pengertian data menurut para ahli hingga jenis-jenis data yang sebenarnya sudah familiar Anda gunakan?

Pengertian Data Secara Umum

 Kalau dibahas secara umum dalam ruang lingkup ilmu pengetahuan, data memiliki pengertian sebagai sebuah rangkaian yang berisi informasi penting dari sebuah penelitian atau studi. Biasanya dikelompokkan berdasarkan angka, atau huruf, nama, sifat bahkan lambang-lambang tertentu. Penyajiannya bisa berupa informasi hingga tabel dan grafik.

Sementara dalam ruang lingkup kehidupan bermasyarakat, data disebut sebagai informasi dari banyak sumber tetang sebuah topic, baik itu yang masih harus dibuktikan kebenarannya, maupun sudah terbukti benar berdasarkan penelitian atau studi yang dilakukan masyarakat.

Pengumpulan data dalam sebuah kasus atau studi sudah mengalami banyak perbuahan dari waktu ke waktu. Dari yang menggunakan metode manual dan membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya, hingga melibatkan teknologi terkini yang super canggih dan sangat mudah.

Pengertian Data Menurut Para Ahli

pengertian data menurut para ahli
techcrunch.com

Selain pengertian secara umum, banyak ahli yang juga memberikan pendapatnya tentang apa yang disebut data. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Arikunto

Menurut Arikunto data adalah semua hal yang berbentuk angka maupun fakta, yang menjadi instrumen untuk membentuk sebuah informasi. Hasil dari pengolahan instrumen tersebut dinamakan informasi yang dapat dipakai sesuai kebutuhan.

2. Nuzulla Agustina

Data yaitu penjelasan dari suatu kondisi atau hal yang acapkali terjadi. Bisa berbentuk kumpulan kata, huruf, angka, tabel, atau grafik yang mengungkapkan pemikiran, kondisi, atau sebuah objek tertentu.

3. Wahyu Supriyanto dan Ahmad Muhsin

Data merupakan bahan utama dari informasi, bisa juga disebut kumpulan yang terstruktur dari tanda atau simbol yang merepresentasikan benda, jumlah, kelakuan hingga sebuah fakta tertentu.

4. Haer Talib

Data disebut sebagai kelompok dari fakta. Sedangkan fakta dikatakan sebagai kenyataan.

5. Zulkifli A.M

Data merupakan penjelasan, bisa juga bukti tentang sebuah realita yang belum diolah.

6. Lia Kuswayatno

Data disebut sebagai kelompok dari peristiwa yang sudah terealisasi secara nyata, bisa berbentuk huruf, angka, simbol atau bisa juga penggabungan dari seluruh komponen tersebut.

7. J Sriyanto

Data merupakan sebuah penjelasan dari sebuah objek studi atau penelitian

8. Siyoto Dan Sodik

Data merupakan hal yang disusun oleh orang yang melakukan penelitian, bentuknya adalah fakta jenis empiris kemudian dipakai sebagai solusi masalah dan menjawab berbagai pertanyaan.

9. Soeratno Dan Arsyad

Data merupakan penecah masalah, dan penguji sebuah pendapat dengan menggunakan model tertentu. Data bisa diklasifikasikan berdasarkan gambar, huruf, angka keadaan, simbol, maupun suara. Makna dari data baru bisa diketahui setelah dilakukan pengolahan yang menghasilkan informasi.

10. Slamet Riyadi

Data merupakan sekelompok informasi yang didapatkan dari pengamatan dan bisa berbentuk lambang atau angka.

11. Kuswadi dan E. Mutiara

Data merupakan kelompok dari informasi yang didapatkan dari sebuah pengamatan. Bentuknya bisa angka, sifat, maupun lambang.

12. Kristanto

Data merupakan sebuah kenyataan tentang sebuah objek yang bisa meminimalisir tingkat tidak pastinya sebuah kondisi atau peristiwa

Apa Saja Jenis-jenis Data Yang Sering Digunakan?

jenis jenis data
geospock.com

Data dibagi atas berbagai jenis, baik itu berdasarkan sumber dari data itu, sifat data ataupun waktu pengambilan dari data tersebut. Berikut ini pembagiannya secara lengkap.

1. Berdasarkan Sumber Data

Pertama adalah data primer, yaitu data yang didapatkan dari peneliti yang membutuhkan data tersebut. data jenis ini merupakan data terkini dan dijamin keasliannya.

Kedua adalah data sekunder, yaitu data yang didapatkan dari sumber yang sudah ada sebelumnya. Peneliti biasanya mendapatkan dari referensi pustaka, dokumen lama atau laporan dari peneliti sebelumnya.

2. Berdasarkan Sifat Data

Pertama adalah data kualitatif, yaitu data yang merupakan kumpulan informasi tentang suatu hal. Data ini bisa dibuat seperti pernyataan, simbol maupun gambar. Misalnya, hobi, status dalam keluarga, alamat, pekerjaan, nama sekolah.

Kedua adalah data kuantitatif, yaitu data yang merupakan kumpulan angka atau bilangan tertentu. Misalnya, panjang, pendek, nilai ujian, jumlah siswa, berat badan, umur.

3. Berdasarkan Waktu Pengambilan Data

Pertama adalah data berkala, yaitu data yang dikumpulkan secara berkala pada rentang waktu tertentu, sehingga dapat menggambarkan sebuah pertumbuhan atau perubahan dari objek yang diteliti. Misalnya adalah data jumlah penduduk dalam tiga tahun terakhir, data jumlah pasangan yang menikah dalam satu tahun terakhir.

Kedua adalah data cross section, yaitu yang didapatkan dari kurun waktu tertentu sebagai penilaian terhadap objek tertentu.

Metode Dalam Pengumpulan Data

metode pengumpulan data
malouche.github.io

Dalam dunia penelitian dan survei cara pengumpulan data sangat mempengaruhi data yang dihasilkan, karena setiap penelitian, kasus, atau kondisi apapun memiliki karakter berbeda.

Oleh karenanya ada beberapa metode yang biasa digunakan untuk mengumpulkan sebuah data. Ada yang namanya wawancara, kuesioner, dokumen dan observasi.

1. Wawancara

Metode ini melibatkan narasumber tertentu yang dimintai keterangan langsung oleh pengumpul data. Caranya ada yang langsung bertemu dan melakukan sesi tanya jawab, ada juga yang melalui sambungan telepon, video call, hingga teleconference.

Hasil dari wawancara tersebutlah yang diolah menjadi sebuah data sesuai dengan kebutuhan penelitian.

2. Kuesioner

Peneliti membuat daftar pertanyaan tertulis yang kemudian diberikan kepada orang-orang tertentu yang menjadi sumber informasi. Data didapat dari jawaban kuesioner tersebut, dimana peneliti mengolahnya sesuai dengan kebutuhan penelitian sehingga menghasilkan informasi yang diharapkan.

3. Dokumen

Metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumen dari berbagai pihak yang berkaitan dengan penelitian. Baik itu kantor, rumah sakit, sekolah atau instansi lainnya. dokumen tersebutlah nantinya yang diolah isinya menjadi data untuk keperluan penelitian atau sejenisnya.

4. Observasi

Peneliti terjun langsung pada objek yang akan dijadikan sumber data dan mengamatinya dengan memaksimalkan inderanya. Dan semua tercatat dengan lengkap pada alat rekam atau media lain yang menunjang pengumpulan data.

Contohnya adala observasi pada sebuah penyakit langka, dimana peneliti harus melihat dari penderita sejak divonis sakit hingga sembuh.

Ini Dia Fungsi Penting dari Data

fungsi data
ITProToday.com

Walaupun hanya berbentuk dokumen tertentu namun data memiliki fungsi penting dalam sebuah proses. Baik itu penelitian, survei atau melakukan tugas sekolah yang disuruh oleh pengajar.

Fungsi pertama adalah menjadi landasan dalam merencanakan sesuatu, karena data memiliki informasi penting dan bisa menjadi acuan.

Fungsi kedua adalah menjadi pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan, baik itu untuk kebutuhan personal maupun orang banyak.

Contohnya data karyawan yang sering terlambat masuk kantor akan jadi salah satu acuan untuk memutuskan siapa yang akan diberi sanksi atau bahkan dipecat. Atau data pelamar pekerjaan yang akan menjadi pertimbangan siapa yang akan diterima bekerja.

Fungsi ketiga yang pastinya sesuai dengan pengertian data menurut para ahli adalah mengevaluasi sebuah objek atau kondisi tertentu.

Contohnya adalah data tentang acara pembinaan mahasiswa baru yang ternyata memperlihatkan banyak poin negatif, sehingga pihak yang berkompeten bisa melakukan evaluasi apakah kegiatan tersebut dapat dilanjutkan, diganti formatnya atau ditiadakan. 

Baca juga artikel menarik lainnya di tisucoding.com

Leave a Comment